RSS

Sabtu, 23 Oktober 2010

Solo Basahan


Solo Basahan

Gaya busana yang bermula dari salah satu tradisi busana kebesaran para raja Kasunanan Surakarta ini sebagai simbolisasi manusia pasrah kepada Tuhan akan perjalanan hidup di masa mendatang. Dalam hal ini, busana yang dikenakan oleh pasangan mempelai berupa dodot atau kampuh dengan pilihan pola/motif batik yang makin beragam. Hanya saja, pilihan motif batik kain dodot tetap berpegang pada filosofi derajat mulia yang layak dikenakan pasangan pengantin.